stressed out with evita
relax time
WELCOME!
Before you start,
let me tell you what's going here
Go to Profile and get to know me.
See Entries then enjoy my writings.
Another sites of mine, find Linkage.
Click Others to read all old entries.
Enjoy :)

Best viewed with Chrome/Firefox.

Sunday, February 1, 2009 @ 4:57 PM
Disela Kesibukan
Hmm... Sebenernya ini bukan waktu yang tepat buat nulis blog sih, tapi kalau nggak ditulis sekarang ntar lupa (padahal cuma alasan biar nggak ngerjain PR, hihi).

Beberapa hari ini, saya mulai berpikir untuk melakukan suatu perubahan. Saya memang bukan orang yang biasa bikin resolusi ataupun bikin target mengenai hidup saya kedepannya. Pernah saya membaca beberapa novel, didalamnya ada orang yang benar-benar merenanakan hidupnya dengan sangat-sangat rapi. Ada juga yang sampai bikin peta hidupnya segala. Apa yang ditargetkan, beserta waktu pencapaiannya tertulis lengkap disitu. Menurut saya, itu memang hal yang baik, tapi merepotkan. Rasanya terlalu rapi--kurang spontanitas. Bagaimana kalau salah satu targetnya tidak tercapai? Apa yang harus dilakukan? Pernah sesekali saya berpikir untuk melakukan hal yang sama, tapi kemudian saya urungkan karena sepertinya 'nggak gue banget'.
Saya bahkan tidak tahu harus menargetkan apa!
Konyol sih, tapi benar. Saya ini memang orang yang tidak mengerti keinginan diri sendiri. Mungkin saya belum mengenal diri saya sendiri, sampai-sampai keinginan diri sendiri aja nggak ngerti.

Kembali ke perubahan. Niat itu kembali muncul ketika teman saya meminjamkan sebuah DVD yang berjudul 'The Secret'. Saya menontonnya dan seketika saya merasa kalau saya tidak menikmati hidup saya. Saya terlalu banyak mengeluh dan terlalu melankolis. Tidak optimis, dan yang paling penting... saya sangat jarang bersyukur. Terkadang hal-hal yang begitu kecil saya lewatkan, saya tidak menyadari kalau itulah yang membuat saya hidup. Seringkali saya ngedumel karena merasa tidak puas, padahal di sisi lain, banyak hal 'lebih' yang sudah saya terima. Ada hal lain lagi. Di situ dibilang kalau kita memikirkan sesuatu, maka kita menarik hal itu kepada diri kita. Saya jadi paham, kenapa kalau kita tidak menyukai seseorang, orang tersebut malah terus-terusan ada disekitar kita. Atau kalau kita tidak mengharapkan sesuatu terjadi, yang terjadi malah hal yang tidak kita harapkan itu. Karena itu, kita harus memikirkan sesuatu yang positif, agar yang terjadi pada diri kita juga hal yang positif.

Hari itu, saya mengubah pandangan saya. Kalau saya ingin hidup lebih bahagia, saya harus menentukan target.
Dan saya sudah menemukan dua target saya,
"Berpikirlah positif; pikirkanlah apa yang kita inginkan, bukan memikirkan hal yang tidak kita tidak inginkan. Akan lebih menyenangkan dan menenangkan bila kita berkonsentrasi pada hal yang kita inginkan daripada kuatir setiap saat karena memikirkan hal yang kita takutkan."
kemudian yang kedua,
"Bersyukurlah setiap waktu, karena bersyukur akan membuat kita merasa hidup ini berharga. Menghargai apa yang sudah kita miliki lebih baik daripada terus mengeluhkan masalah yang sedang kita hadapi."

Hmm, memang mudah diucapkan. Tapi saya harus yakin kalau saya pasti bisa melakukannya.
Back to my homework!

Labels: